
Leuweung Geledegan Ecolodge Bogor adalah salah satu venue yang layak dipertimbangkan perusahaan ketika membutuhkan suasana alam, fasilitas menginap, ruang meeting, dan area aktivitas dalam satu kawasan. Untuk tim HR, GA, L&D, procurement, maupun panitia internal, venue seperti ini menarik karena acara tidak hanya berhenti sebagai perjalanan kantor, tetapi bisa dirancang menjadi program yang lebih utuh: meeting, gathering, outing, outbound, team building, hingga malam apresiasi.
Di BoundEx, kami membaca Leuweung Geledegan Ecolodge bukan sekadar sebagai tempat menginap di Bogor. Venue ini perlu dinilai dari kebutuhan acara: jumlah peserta, durasi program, kebutuhan meeting room, pembagian kamar, konsumsi, transportasi, dokumentasi, dan jenis aktivitas yang paling sesuai dengan karakter peserta.
Karena itu, bagi perusahaan yang sedang membandingkan paket gathering di Bogor, Leuweung Geledegan Ecolodge bisa menjadi opsi yang kuat untuk masuk daftar pertimbangan. Venue menyediakan ruang untuk acara yang lebih fleksibel, sementara BoundEx membantu menerjemahkan kebutuhan perusahaan menjadi rancangan program yang lebih siap dijalankan.
Peran BoundEx adalah membantu menyusun konsep, rundown, kebutuhan teknis, dan proposal paket. Kami bukan pengelola resmi Leuweung Geledegan Ecolodge. Tim kami hadir sebagai EO/operator program yang membantu perusahaan membaca kebutuhan acara dan menyesuaikannya dengan ketersediaan venue, profil peserta, serta batas anggaran.
Sebagai gambaran awal, paket gathering dan outbound BoundEx di Leuweung Geledegan Ecolodge tersedia dalam format one day mulai dari Rp425.000/pax dan 2D1N mulai dari Rp775.000/pax. Angka tersebut adalah harga mulai, bukan harga final otomatis untuk semua tanggal dan kebutuhan. Proposal akhir tetap menyesuaikan jumlah peserta, tanggal acara, kebutuhan kamar, konsumsi, meeting room, transportasi, dokumentasi, dan add-on aktivitas.
Ringkasan data Leuweung Geledegan Ecolodge untuk gathering, outing, meeting, dan outbound
| Kategori | Ringkasan |
|---|---|
| Nama venue | Leuweung Geledegan Ecolodge |
| Lokasi | Area Tamansari/Ciapus, Bogor |
| Karakter venue | Ecolodge bernuansa alam dengan fasilitas menginap, meeting, dan aktivitas outdoor |
| Format acara yang relevan | Gathering, outing kantor, outbound, meeting, team building, family gathering, dan program 2D1N |
| Kebutuhan perusahaan yang cocok | Engagement karyawan, sesi internal, training ringan, awarding, gala dinner, fun games, dan program kebersamaan tim |
| Fasilitas utama yang perlu dicek | Lodge/kamar, meeting room, restoran, coffee shop, swimming pool, aviary, area aktivitas, dan area outbound |
| Paket BoundEx one day | Gathering + outbound mulai dari Rp425.000/pax |
| Paket BoundEx 2D1N | Gathering + outbound menginap mulai dari Rp775.000/pax |
| Status harga | Harga mulai dan harga acuan perlu dikunci ulang melalui proposal final |
| Data yang perlu disiapkan sebelum konsultasi | Jumlah peserta, tanggal acara, durasi, kebutuhan kamar, konsumsi, meeting room, transportasi, dokumentasi, dan add-on aktivitas |
| CTA BoundEx | Konsultasi paket melalui WhatsApp +62 812-1269-8211 |

Leuweung Geledegan Ecolodge Bogor berada di area Tamansari/Ciapus, Bogor, dengan karakter venue yang menggabungkan suasana alam, fasilitas menginap, ruang pertemuan, dan area aktivitas. Untuk kebutuhan perusahaan, kombinasi seperti ini penting karena acara kantor jarang hanya membutuhkan satu fungsi. Dalam satu agenda, peserta bisa saja mengikuti sesi meeting, aktivitas kebersamaan, makan bersama, dokumentasi, waktu bebas, hingga malam apresiasi.
Nilai utama Leuweung Geledegan Ecolodge ada pada fleksibilitas penggunaannya. Venue ini bisa dipertimbangkan untuk gathering perusahaan, outing kantor, outbound, team building, meeting internal, family gathering, maupun program 2D1N. Namun, fleksibilitas tersebut tetap perlu diterjemahkan dengan tepat ke dalam rundown, alur peserta, pembagian kamar, konsumsi, dan teknis lapangan.
Venue Bernuansa Alam untuk Gathering, Meeting, dan Outbound
Karakter alam menjadi alasan banyak perusahaan melirik Leuweung Geledegan Ecolodge. Suasana yang lebih lepas dari ritme kantor membantu acara terasa berbeda, terutama ketika perusahaan ingin menggabungkan sesi formal dengan aktivitas yang lebih cair.
Meeting bisa tetap berjalan, tetapi tidak berdiri sendiri sebagai agenda ruangan. Setelah sesi internal, program dapat dilanjutkan dengan fun games, outbound ringan, team building, free time, gala dinner, atau agenda apresiasi.
BoundEx tidak membaca venue hanya dari sisi “bagus atau tidak”. Tim kami melihat apakah venue tersebut sesuai dengan tujuan acara. Program untuk apresiasi karyawan berbeda dengan program L&D. Family gathering berbeda dengan outing divisi. Meeting manajemen berbeda dengan team building lintas departemen. Karena itu, sebelum menyusun proposal, kami melihat komposisi peserta, durasi acara, kebutuhan fasilitas, ritme kegiatan, dan hasil yang ingin dicapai perusahaan.
Untuk perusahaan yang membutuhkan dukungan lebih utuh, BoundEx dapat membantu melalui layanan outbound, gathering, outing, dan corporate event BoundEx yang disusun berdasarkan kebutuhan acara, bukan sekadar daftar aktivitas. Dengan pendekatan ini, venue, rundown, fasilitator, konsumsi, dokumentasi, dan kebutuhan teknis berada dalam satu rancangan yang lebih mudah dievaluasi oleh panitia.
Relevansi Venue untuk HR, GA, L&D, Procurement, dan PIC Event
Bagi HR dan L&D, Leuweung Geledegan Ecolodge dapat dibaca sebagai ruang untuk membangun keterlibatan karyawan, memperkuat komunikasi tim, dan memberi jeda produktif dari rutinitas kerja. Program tidak harus selalu berat. Dalam banyak kebutuhan perusahaan, aktivitas sederhana yang dirancang dengan alur tepat justru lebih efektif untuk membuka interaksi dan memberi pengalaman bersama yang mudah diingat peserta.
Bagi GA, GR, dan PIC event, pertanyaannya lebih operasional: bagaimana aksesnya, bagaimana alur kedatangan peserta, di mana sesi indoor berlangsung, area mana yang bisa dipakai untuk kegiatan, bagaimana skema konsumsi, dan apakah kebutuhan teknis acara dapat berjalan tanpa membuat peserta kelelahan.
Bagi procurement, artikel ini sebaiknya dibaca sebagai panduan awal, bukan quotation final. Harga paket gathering dan outbound BoundEx di Leuweung Geledegan Ecolodge tetap menggunakan prinsip “mulai dari” karena biaya akhir bergantung pada jumlah peserta, tanggal acara, durasi, kebutuhan kamar, konsumsi, meeting room, transportasi, dokumentasi, serta add-on yang dipilih.
Fasilitas Kamar dan Lodge untuk Acara Perusahaan

Untuk acara perusahaan, fasilitas kamar tidak cukup dibaca dari jumlah unit saja. Yang lebih penting adalah bagaimana kamar dibagi sesuai komposisi peserta, kebutuhan privasi, durasi program, dan ritme acara. Leuweung Geledegan Ecolodge memiliki beberapa tipe lodge yang bisa dipertimbangkan untuk program menginap, mulai dari kebutuhan peserta umum, panitia, manajemen, keluarga karyawan, hingga tim pendamping acara.
Dalam penyusunan proposal, tim BoundEx biasanya membaca kebutuhan kamar dari beberapa sisi: jumlah peserta, pembagian peserta laki-laki dan perempuan, kebutuhan kamar keluarga, peserta VIP atau manajemen, serta jarak antara area menginap, meeting room, restoran, dan area aktivitas. Pendekatan ini membantu perusahaan menilai apakah format 2D1N benar-benar nyaman dijalankan, bukan hanya cukup secara hitungan kapasitas.
Pilihan Lodge dan Kapasitas Menginap
Berdasarkan factsheet LGE Maret 2024, Leuweung Geledegan Ecolodge memiliki total 81 unit lodge yang terbagi menjadi Executive Lodge, Lodge A, Lodge B, dan Lodge C. Komposisinya terdiri dari Executive Lodge 11 unit, Lodge A 12 unit, Lodge B 12 unit, dan Lodge C 46 unit.
| Tipe Lodge | Jumlah Unit | Kapasitas Factsheet | Ukuran Acuan | Fasilitas Kamar |
|---|---|---|---|---|
| Executive Lodge | 11 unit | 2 pax | ±9,6 x 3,6 m² | AC, TV/LCD TV, Wi-Fi, listrik 220V, water heater, shower, toilet, towel, body soap & shampoo, balcony |
| Lodge A | 12 unit | 4 pax | ±9,6 x 3,6 m² | Fasilitas kamar standar LGE; kapasitas final perlu dikonfirmasi karena terdapat perbedaan data dengan tampilan halaman room resmi |
| Lodge B | 12 unit | 5 pax | ±11,1 x 3,6 m² | Fasilitas kamar standar LGE |
| Lodge C | 46 unit | 6 pax | ±11,1 x 3,6 m² | Fasilitas kamar standar LGE |
Fasilitas kamar yang tercatat untuk mendukung kebutuhan menginap antara lain water heater, AC, LCD TV, Wi-Fi, shower, toilet, towel, body soap & shampoo, dan balcony. Untuk kebutuhan perusahaan, fasilitas seperti ini relevan ketika acara dibuat dalam format residential meeting, gathering menginap, family gathering, atau program 2D1N yang membutuhkan keseimbangan antara istirahat, sesi internal, dan aktivitas luar ruang.
Data kamar di atas sebaiknya dibaca sebagai acuan perencanaan awal. Ketersediaan unit, pembagian kamar, dan konfigurasi akhir tetap perlu dikonfirmasi ulang saat proposal disusun, terutama jika acara berlangsung pada akhir pekan, musim ramai, atau melibatkan jumlah peserta besar.
Strategi Pembagian Kamar untuk Program 2D1N
Untuk program 2D1N, pembagian kamar sering menjadi salah satu titik paling sensitif dalam perencanaan acara. Angka kapasitas tidak selalu bisa langsung dipakai secara matematis. Panitia perlu mempertimbangkan struktur peserta, kenyamanan tidur, pembagian divisi, kebutuhan keluarga, peserta manajemen, serta kemungkinan kamar khusus untuk panitia atau tim pendamping.
Karena itu, saat perusahaan merancang program gathering Bogor 2D1N, BoundEx biasanya menyarankan agar kebutuhan kamar dikunci sejak awal bersama data peserta. Tujuannya sederhana: menghindari revisi besar saat mendekati tanggal acara, terutama jika jumlah peserta berubah atau ada tambahan kebutuhan seperti meeting room, gala dinner, outbound, atau family program.
Ada satu hal yang perlu diperhatikan pada Lodge A. Factsheet mencantumkan Lodge A dengan kapasitas 4 pax, sementara halaman room resmi LGE menampilkan kapasitas berbeda. Karena ada perbedaan data antara factsheet dan tampilan publik, kapasitas final Lodge A perlu dikonfirmasi ulang sebelum proposal dikunci.
Bagi BoundEx, strategi kamar yang baik bukan hanya soal cukup atau tidak cukup. Kamar harus mendukung ritme acara. Peserta yang selesai outbound butuh waktu istirahat yang realistis. Panitia membutuhkan akses yang mudah ke titik kumpul. Manajemen mungkin membutuhkan pengaturan yang lebih privat. Jika acara membawa keluarga, pembagian kamar juga harus membaca usia anak, kebutuhan orang tua, dan kenyamanan peserta lintas usia.
Meeting Room untuk Corporate Event

Meeting room menjadi bagian penting ketika perusahaan ingin menggabungkan acara rekreatif dengan agenda yang lebih terarah. Di Leuweung Geledegan Ecolodge, ruang meeting dapat dipakai untuk sesi pembukaan, briefing panitia, town hall, workshop internal, training ringan, sesi manajemen, awarding, atau plan B saat cuaca tidak mendukung aktivitas luar ruang.
Bagi BoundEx, ruang meeting tidak kami baca hanya sebagai “ruangan tersedia”. Yang perlu dilihat adalah format acaranya: apakah peserta duduk dalam susunan classroom, theater, U-shape, board, atau round table; apakah sesi membutuhkan proyektor dan sound system; apakah acara akan berlanjut ke outbound; serta bagaimana alur peserta dari meeting room menuju area makan, kamar, dan area aktivitas.
Riung Ageung dan Pilihan Ruang Meeting Lainnya
Leuweung Geledegan Ecolodge memiliki beberapa pilihan ruang meeting, yaitu Riung Ageung, Riung I, Riung II, Riung III, dan Riung IV. Setiap ruang memiliki kapasitas berbeda, dan angka kapasitas perlu dibaca berdasarkan layout acara karena kapasitas website resmi dan kapasitas factsheet memakai skenario setup yang tidak selalu sama.
| Meeting Room | Konsep Ruang | Kapasitas Website Resmi | Kapasitas Berdasarkan Layout Factsheet | Fasilitas Meeting |
|---|---|---|---|---|
| Riung Ageung | Semi outdoor | 100–150 pax | Board 100; U-shape 100; classroom 150; theater 300; round table 100 | LCD projector, screen, flipchart, fan, high speed Wi-Fi, sound system, wireless microphone, meeting tools |
| Riung I | Indoor | 100 pax | Board 50; U-shape 75; classroom 150; theater 150; round table 60 | LCD projector, screen, flipchart, AC, high speed Wi-Fi, sound system, wireless microphone, meeting tools |
| Riung II | Indoor | 30–40 pax | Board 22; U-shape 25; classroom 30; theater 30; round table 30 | LCD projector, screen, flipchart, AC, high speed Wi-Fi, sound system, wireless microphone, meeting tools |
| Riung III | Indoor | 30–40 pax | Board 22; U-shape 25; classroom 30; theater 30; round table 30 | LCD projector, screen, flipchart, AC, high speed Wi-Fi, sound system, wireless microphone, meeting tools |
| Riung IV | Indoor | 30–40 pax | Board 22; U-shape 25; classroom 30; theater 30; round table 30 | LCD projector, screen, flipchart, AC, high speed Wi-Fi, sound system, wireless microphone, meeting tools |
Untuk perusahaan, pilihan ruang seperti ini membuka beberapa kemungkinan program. Riung Ageung dapat dipertimbangkan untuk sesi peserta besar, pembukaan, town hall, atau sesi bersama sebelum peserta diarahkan ke aktivitas luar ruang. Riung I bisa menjadi opsi untuk meeting utama dalam format indoor. Riung II, Riung III, dan Riung IV lebih relevan untuk kelompok yang lebih kecil, sesi paralel, briefing divisi, atau ruang pendukung panitia.
Jika acara dirancang dengan kombinasi meeting dan aktivitas luar ruang, tim kami biasanya menyarankan agar sesi formal tidak terlalu padat. Meeting yang terlalu panjang bisa membuat energi peserta turun sebelum masuk ke aktivitas kebersamaan. Sebaliknya, sesi yang terlalu ringan juga bisa membuat tujuan perusahaan tidak tersampaikan. Untuk program yang menggabungkan meeting dengan team building di Bogor, susunan waktu sebaiknya dibuat seimbang antara materi, interaksi, makan, perpindahan area, dan aktivitas lapangan.
Kapasitas Meeting Berdasarkan Format Acara
Kapasitas meeting room tidak boleh dibaca sebagai angka tunggal. Dalam praktik acara, kapasitas sangat dipengaruhi oleh layout. Format theater biasanya dapat menampung peserta lebih banyak karena kursi disusun menghadap panggung atau layar. Format classroom membutuhkan meja sehingga kapasitas lebih terbatas. U-shape dan board lebih cocok untuk diskusi, tetapi membutuhkan ruang gerak yang lebih lega. Round table dapat dipakai untuk sesi makan, diskusi kelompok, atau gala dinner, tetapi perlu dihitung bersama kebutuhan panggung, sound system, dan jalur mobilitas peserta.
Untuk panitia perusahaan, satu pertanyaan tidak cukup: “ruangannya muat berapa orang?” Pertanyaan yang lebih tepat adalah: “muat berapa orang untuk format acara yang kami butuhkan?” Jika perusahaan ingin mengadakan town hall, format theater mungkin lebih efisien. Jika acaranya workshop atau diskusi manajemen, U-shape atau board bisa lebih sesuai. Jika acara mengarah ke gala dinner, awarding, atau sesi apresiasi, round table perlu dihitung bersama kebutuhan dekorasi, MC, dokumentasi, dan alur konsumsi.
BoundEx membantu membaca kebutuhan ini sejak awal agar proposal tidak hanya menghitung kapasitas, tetapi juga kenyamanan peserta. Untuk acara corporate, ruang meeting yang tepat harus mendukung tujuan acara, bukan sekadar memenuhi angka peserta.
Paket Meeting Leuweung Geledegan Ecolodge

Untuk perusahaan yang ingin menggabungkan sesi kerja dengan suasana alam, paket meeting di Leuweung Geledegan Ecolodge bisa menjadi bagian penting dari rancangan acara. Format ini relevan untuk rapat tahunan, kickoff program, training internal, sesi evaluasi, town hall, workshop ringan, atau meeting manajemen yang ingin dibuat lebih segar dibandingkan suasana kantor atau ballroom kota.
Di BoundEx, kami membaca kebutuhan meeting dari tujuan acaranya terlebih dahulu. Jika perusahaan hanya membutuhkan ruangan, konsumsi, dan perlengkapan presentasi, paket meeting bisa dibuat lebih sederhana. Namun jika meeting ingin dilanjutkan dengan gathering, outbound, team building, gala dinner, atau awarding, maka rancangan acaranya perlu disusun lebih utuh agar peserta tidak merasa berpindah dari satu agenda ke agenda lain secara terputus.
Harga Acuan Paket Meeting
Berdasarkan factsheet Leuweung Geledegan Ecolodge Maret 2024, terdapat beberapa pilihan paket meeting yang dapat menjadi acuan awal untuk perusahaan. Angka di bawah ini sebaiknya dibaca sebagai harga acuan, bukan harga final otomatis, karena kebutuhan acara dapat berubah berdasarkan tanggal, jumlah peserta, durasi pemakaian ruang, konsumsi, layout, dan kebutuhan teknis tambahan.
| Paket Meeting | Harga Acuan | Termasuk |
|---|---|---|
| Coffee Break Package | Rp150.000 nett/pax | Function room 4 jam, 1 kali coffee break, 4 jenis snacks, tea, dan coffee |
| Halfday Meeting | Rp425.000 nett/pax | Function room 6 jam, 1 kali coffee break, 4 jenis snacks, tea, coffee, serta lunch atau dinner buffet |
| Fullday Meeting | Rp525.000 nett/pax | Function room 8 jam, 2 kali coffee break, snacks, tea, coffee, serta lunch atau dinner buffet |
| Fullday Meeting + Dinner | Rp575.000 nett/pax | Function room 12 jam, 2 kali coffee break, snacks, tea, coffee, lunch, dan dinner buffet |
| Residential Fullboard Meeting | Mulai Rp950.000–Rp1.300.000 nett/pax | Breakfast, lunch, dinner, 2 kali coffee break, function room 12 jam, dan standard meeting equipment |
Untuk procurement, tabel ini bisa menjadi dasar pembacaan awal sebelum meminta proposal. Namun, keputusan biaya tetap perlu dikunci melalui penawaran final karena meeting perusahaan jarang berdiri sendiri. Biasanya ada kebutuhan tambahan seperti dokumentasi, MC, sound system outdoor, spanduk, games, transportasi, penginapan, pembagian kamar, atau aktivitas setelah sesi meeting.
Kombinasi Meeting, Gathering, dan Outbound dalam Satu Program
Kekuatan Leuweung Geledegan Ecolodge untuk acara perusahaan ada pada kemungkinan menggabungkan beberapa kebutuhan dalam satu area. Meeting bisa menjadi sesi pembuka untuk menyampaikan agenda perusahaan, lalu dilanjutkan dengan aktivitas gathering atau outbound yang membuat peserta lebih aktif berinteraksi. Untuk program 2D1N, meeting juga dapat ditempatkan sebelum gala dinner, awarding, atau sesi refleksi tim.
BoundEx biasanya menyarankan agar meeting tidak diperlakukan sebagai sesi yang berdiri sendiri jika tujuan acara adalah kebersamaan tim. Materi perusahaan tetap penting, tetapi alurnya perlu disambungkan dengan aktivitas setelahnya. Misalnya, sesi pagi dipakai untuk penyampaian arah perusahaan, sesi siang untuk fun games atau team building, lalu malam hari untuk apresiasi, makan bersama, atau bonding antar divisi.
Pendekatan seperti ini membantu acara terasa lebih utuh. Peserta tidak hanya datang, duduk, mendengar presentasi, lalu pulang. Mereka mengikuti alur yang lebih hidup: memahami pesan perusahaan, berinteraksi dalam aktivitas, menikmati suasana venue, dan pulang dengan pengalaman bersama.
Fasilitas Penunjang Gathering dan Outbound

Selain kamar dan meeting room, fasilitas penunjang menentukan apakah acara perusahaan terasa mengalir atau justru melelahkan. Untuk gathering, outing, dan outbound, peserta membutuhkan lebih dari sekadar tempat berkumpul. Mereka membutuhkan area transisi yang nyaman, ruang makan yang jelas, titik aktivitas yang mudah diatur, serta jeda yang cukup antara agenda formal dan agenda rekreatif.
Di Leuweung Geledegan Ecolodge, fasilitas seperti restoran, coffee shop, swimming pool, aviary, activity area, dan area outbound dapat mendukung variasi program perusahaan. Fasilitas ini membuat acara tidak harus bergerak dalam satu pola saja. Panitia bisa menyusun agenda yang lebih hidup: peserta datang, mengikuti pembukaan, masuk ke aktivitas utama, makan bersama, menikmati waktu bebas, lalu kembali ke sesi penutup atau agenda malam.
Restoran, Coffee Shop, Kolam Renang, Aviary, dan Area Aktivitas

Untuk acara perusahaan, restoran dan coffee shop membantu menjaga ritme konsumsi peserta. Ini penting karena acara gathering dan outbound biasanya melibatkan banyak perpindahan: dari titik kedatangan ke area briefing, dari meeting room ke area aktivitas, lalu ke makan siang atau coffee break. Jika alur konsumsi tidak disusun rapi, peserta bisa kehilangan energi sebelum agenda utama selesai.
Swimming pool, aviary, dan area aktivitas memberi nilai tambahan untuk program yang lebih santai, terutama family gathering, outing divisi, atau acara perusahaan yang membawa peserta lintas usia. Fasilitas seperti ini tidak selalu harus menjadi inti acara, tetapi dapat menjadi bagian dari pengalaman peserta ketika rundown memberi ruang untuk free time, dokumentasi, atau interaksi informal.
Untuk program yang lebih aktif, area outbound menjadi titik penting. BoundEx biasanya membaca area kegiatan dari tujuan program: apakah perusahaan ingin fun games ringan, kompetisi antar tim, aktivitas komunikasi, problem solving, atau team building yang lebih terstruktur. Jika acaranya dibuat satu hari, susunan program harus lebih padat dan efisien. Perusahaan yang mempertimbangkan paket outbound Bogor one day perlu menyiapkan tujuan acara sejak awal agar aktivitas tidak sekadar ramai, tetapi tetap punya arah.
Fasilitas penunjang seperti ini juga membantu panitia menyeimbangkan kebutuhan peserta. Tidak semua orang ingin aktivitas fisik yang berat. Tidak semua sesi harus formal. Tidak semua agenda harus berjalan cepat. Acara yang baik biasanya memberi kombinasi antara aktivitas, istirahat, makan, interaksi, dan momen bersama yang terasa natural.
Faktor Operasional yang Perlu Dicek Sebelum Acara

Sebelum proposal dikunci, ada beberapa faktor operasional yang sebaiknya dibaca dengan serius: akses kendaraan, titik drop-off, area parkir, kontur venue, cuaca, titik kumpul, jarak antararea, dan alur peserta dari satu sesi ke sesi berikutnya. Untuk peserta perusahaan, detail seperti ini sering lebih menentukan kenyamanan acara dibandingkan daftar fasilitas itu sendiri.
Jika peserta datang menggunakan bus, panitia perlu memastikan skema kedatangan dan titik turun peserta. Jika acara melibatkan peserta senior, keluarga, atau anak-anak, alur perpindahan harus dibuat lebih ringan. Jika program memakai area outdoor, cuaca dan alternatif kegiatan perlu disiapkan. Jika acara berlangsung 2D1N, perpindahan dari kamar ke restoran, meeting room, dan area aktivitas juga harus dihitung agar peserta tidak merasa terburu-buru.
Di BoundEx, kami melihat faktor-faktor ini sebagai bagian dari desain acara, bukan urusan tambahan di akhir. Venue yang baik tetap membutuhkan pembacaan teknis yang matang. Karena itu, saat perusahaan ingin mengadakan gathering atau outbound di Leuweung Geledegan Ecolodge, tim kami membantu membaca kebutuhan acara dari sisi peserta, tujuan program, durasi, fasilitas, dan risiko lapangan sebelum menyusun proposal final.
Paket Gathering dan Outbound BoundEx di Leuweung Geledegan Ecolodge

Paket gathering dan outbound di Leuweung Geledegan Ecolodge perlu disusun berdasarkan tujuan acara, bukan hanya berdasarkan pilihan tempat. Setiap perusahaan biasanya datang dengan kebutuhan yang berbeda. Ada yang ingin memperkuat komunikasi tim, ada yang ingin memberi apresiasi karyawan, ada yang membutuhkan sesi meeting sekaligus aktivitas outdoor, dan ada juga yang ingin membuat program 2D1N dengan suasana lebih santai.
Di BoundEx, kami menyusun paket dengan membaca kebutuhan tersebut terlebih dahulu. Jumlah peserta, tanggal acara, durasi program, kebutuhan kamar, konsumsi, meeting room, dokumentasi, transportasi, serta aktivitas tambahan akan memengaruhi bentuk proposal. Karena itu, harga paket selalu perlu dibaca sebagai harga mulai, bukan angka final yang berlaku sama untuk semua perusahaan dan semua tanggal.
Paket One Day Gathering + Outbound Mulai Rp425.000/pax
Untuk perusahaan yang ingin membuat acara tanpa menginap, format one day gathering + outbound bisa menjadi pilihan yang lebih efisien. Program ini cocok untuk outing divisi, refreshment karyawan, fun games, team building singkat, atau agenda kebersamaan yang perlu dijalankan dalam satu hari.
Paket one day gathering dan outbound BoundEx di Leuweung Geledegan Ecolodge dimulai dari Rp425.000/pax. Dalam rancangan awal, paket ini dapat mencakup program outbound atau team building, crew lapangan, fasilitator, logistik kegiatan, perlengkapan aktivitas, venue atau area kegiatan sesuai proposal, konsumsi sesuai paket, air mineral, sound system lapangan, spanduk foto bersama, dan dokumentasi foto. Komponen final tetap mengikuti proposal yang disepakati.
Format one day biasanya membutuhkan susunan waktu yang lebih presisi. Peserta datang, mengikuti pembukaan, masuk ke aktivitas utama, makan bersama, lalu ditutup dengan sesi refleksi, awarding, atau dokumentasi. Karena waktunya terbatas, kami biasanya menyarankan agar tujuan program tidak terlalu banyak. Satu hari akan lebih efektif jika fokusnya jelas: membangun suasana tim, memperbaiki komunikasi, memberi apresiasi, atau membuat peserta lebih dekat lintas divisi.
Paket 2D1N Gathering + Outbound Mulai Rp775.000/pax
Untuk perusahaan yang membutuhkan acara lebih panjang, format 2D1N memberi ruang yang lebih luas. Program tidak harus dipadatkan dalam satu hari. Meeting internal, outbound, gala dinner, awarding, free time, dan sesi kebersamaan bisa dibagi dengan ritme yang lebih nyaman.
Paket 2D1N gathering dan outbound BoundEx di Leuweung Geledegan Ecolodge dimulai dari Rp775.000/pax. Paket ini dapat mencakup penginapan, konsumsi, outbound, crew lapangan, pendampingan aktivitas, perlengkapan kegiatan, dokumentasi, dan opsi aktivitas tambahan sesuai proposal. Harga akhir tetap menyesuaikan tanggal, jumlah peserta, konfigurasi kamar, kebutuhan meeting room, konsumsi, dan add-on yang dipilih.
Format 2D1N cocok ketika perusahaan ingin acara yang lebih lengkap. Hari pertama bisa dipakai untuk kedatangan, sesi internal, team building, makan malam, dan agenda apresiasi. Hari kedua dapat dibuat lebih ringan dengan breakfast, free time, closing, atau aktivitas singkat sebelum peserta kembali. Dengan alur seperti ini, acara tidak terasa terburu-buru dan peserta punya waktu untuk menikmati venue.
Opsi Add-on untuk Kebutuhan Acara Perusahaan
Setiap perusahaan memiliki kebutuhan tambahan yang berbeda. Ada yang membutuhkan transportasi peserta, kaos acara, merchandise, dokumentasi video, drone, live music, MC, dekorasi sederhana, sesi awarding, fun doorprize, atau aktivitas adventure tambahan. Opsi seperti ini bisa dimasukkan ke dalam proposal jika memang mendukung tujuan acara.
Kami biasanya tidak menyarankan add-on hanya karena terlihat menarik. Setiap tambahan perlu punya fungsi. Transportasi membantu kontrol kedatangan peserta. Dokumentasi membantu kebutuhan publikasi internal. MC menjaga ritme acara. Live music dapat memperkuat suasana malam apresiasi. Merchandise bisa menjadi pengingat acara. Aktivitas tambahan bisa dipilih jika sesuai dengan profil peserta dan waktu yang tersedia.
Bagi perusahaan yang sedang mencari EO gathering, outing, outbound, dan team building Bogor, bagian terpenting bukan hanya memilih paket termurah. Yang lebih penting adalah memastikan paket tersebut sesuai dengan tujuan acara, karakter peserta, kapasitas venue, dan batas anggaran. BoundEx hadir untuk membantu panitia membaca semua faktor tersebut sebelum proposal dikunci.
Contoh Rundown One Day dan 2D1N

Rundown di Leuweung Geledegan Ecolodge sebaiknya tidak disusun sekadar dari jam kosong yang tersedia. Acara perusahaan perlu punya alur: peserta datang dalam kondisi siap, memahami tujuan acara, mengikuti aktivitas dengan energi yang terjaga, lalu pulang dengan kesan yang sesuai dengan pesan perusahaan. Karena itu, contoh rundown di bawah ini bisa dipakai sebagai gambaran awal, bukan susunan baku untuk semua kebutuhan.
Di BoundEx, kami menyesuaikan rundown berdasarkan jumlah peserta, durasi perjalanan, tujuan acara, kebutuhan meeting, karakter peserta, cuaca, serta format program yang dipilih. One day membutuhkan alur yang lebih ringkas. Sementara itu, 2D1N memberi ruang lebih luas untuk menggabungkan meeting, outbound, gala dinner, dan free time tanpa membuat peserta terlalu terburu-buru.
Contoh Rundown One Day Gathering dan Outbound
Untuk format one day, acara harus dibuat padat tetapi tetap realistis. Peserta biasanya membutuhkan waktu adaptasi setelah perjalanan, sehingga kegiatan sebaiknya tidak langsung masuk ke aktivitas berat. Pembukaan, ice breaking, dan briefing singkat bisa membantu peserta masuk ke suasana acara sebelum mengikuti program utama.
| Waktu | Agenda |
|---|---|
| 07.00–09.00 | Perjalanan menuju Leuweung Geledegan Ecolodge |
| 09.00–09.30 | Kedatangan peserta, registrasi, dan welcome drink |
| 09.30–10.00 | Opening, briefing program, dan pemanasan suasana |
| 10.00–12.00 | Fun games, outbound, atau team building session |
| 12.00–13.00 | Lunch dan istirahat |
| 13.00–14.30 | Aktivitas lanjutan, challenge tim, atau sesi kebersamaan |
| 14.30–15.00 | Coffee break dan free time singkat |
| 15.00–16.00 | Closing, refleksi acara, pembagian hadiah, dan foto bersama |
| 16.00–17.00 | Persiapan pulang |
Rundown one day seperti ini cocok untuk perusahaan yang ingin membuat acara singkat tetapi tetap punya struktur. Jika tujuannya sekadar refreshment, aktivitas bisa dibuat lebih ringan dan menyenangkan. Jika tujuannya team building, aktivitas perlu dirancang dengan pesan yang lebih jelas: komunikasi, koordinasi, problem solving, atau kolaborasi antar divisi.

Contoh Rundown 2D1N dengan Meeting, Outbound, dan Gala Dinner
Format 2D1N memberi ruang yang lebih nyaman untuk perusahaan yang ingin menggabungkan agenda formal dan rekreatif. Meeting tidak perlu dipaksakan terlalu lama dalam satu sesi, outbound bisa ditempatkan saat energi peserta masih baik, dan malam hari dapat digunakan untuk gala dinner, awarding, atau acara kebersamaan yang lebih santai.
| Hari / Waktu | Agenda |
|---|---|
| Hari 1 — 08.00–10.00 | Perjalanan menuju venue |
| Hari 1 — 10.00–11.00 | Kedatangan, registrasi, welcome drink, dan briefing acara |
| Hari 1 — 11.00–12.00 | Sesi internal, town hall, atau pembukaan program perusahaan |
| Hari 1 — 12.00–13.00 | Lunch |
| Hari 1 — 13.00–15.30 | Outbound, fun games, atau team building |
| Hari 1 — 15.30–16.30 | Check-in dan istirahat |
| Hari 1 — 18.30–21.00 | Dinner, gala dinner, awarding, atau malam kebersamaan |
| Hari 2 — 07.00–08.00 | Breakfast |
| Hari 2 — 08.00–09.30 | Free time, aktivitas ringan, atau sesi penutup |
| Hari 2 — 09.30–10.30 | Closing, dokumentasi, dan persiapan check-out |
| Hari 2 — 10.30–12.00 | Kepulangan peserta |
Rundown 2D1N seperti ini lebih fleksibel untuk perusahaan yang ingin membangun pengalaman lengkap. Peserta tidak hanya datang untuk mengikuti games, tetapi juga punya waktu untuk beristirahat, berinteraksi informal, mengikuti acara malam, dan menikmati suasana venue. Untuk kebutuhan tertentu, format ini juga bisa disesuaikan menjadi family gathering di Bogor dengan aktivitas yang lebih ramah keluarga dan tidak terlalu berat secara fisik.
Namun, semakin lengkap programnya, semakin penting perencanaan teknisnya. Pembagian kamar, jam makan, kebutuhan meeting room, sound system, MC, dokumentasi, dan alur malam harus disusun sejak awal. Jika perusahaan membawa peserta lintas usia atau keluarga, aktivitas fisik juga perlu dipilih dengan lebih hati-hati agar semua peserta tetap merasa nyaman.
Panduan Keputusan untuk HR, GA, L&D, Procurement, dan PIC Event

Memilih Leuweung Geledegan Ecolodge untuk acara perusahaan tidak cukup hanya dengan melihat foto venue, daftar fasilitas, atau harga awal. Keputusan yang lebih aman biasanya lahir dari tiga pertanyaan: apa tujuan acara, siapa pesertanya, dan bagaimana acara itu dijalankan dari kedatangan sampai pulang.
Di BoundEx, kami membaca venue dari sudut kebutuhan perusahaan. HR mungkin ingin memperkuat engagement. L&D ingin aktivitas yang punya pesan pembelajaran. GA dan PIC event ingin acara berjalan rapi secara teknis. Procurement ingin angka yang bisa dipertanggungjawabkan. Semua kebutuhan itu harus bertemu dalam satu proposal yang jelas, bukan berdiri sebagai permintaan terpisah.
Pertimbangan Program untuk HR dan L&D
Untuk HR dan L&D, pertanyaan utamanya bukan hanya apakah venue terlihat menarik, tetapi apakah suasananya mendukung tujuan program. Jika perusahaan ingin meningkatkan kebersamaan, maka aktivitas perlu memberi ruang interaksi antar peserta. Jika tujuannya komunikasi tim, games harus dirancang agar peserta saling mendengar, mengatur strategi, dan bekerja bersama. Jika tujuannya apresiasi, rundown perlu memberi momen yang cukup untuk penghargaan, makan bersama, dokumentasi, dan suasana yang hangat.
Leuweung Geledegan Ecolodge bisa dipertimbangkan untuk kebutuhan seperti ini karena venue menyediakan kombinasi ruang menginap, ruang meeting, dan area aktivitas. Namun, program tetap perlu dirancang dengan ukuran yang tepat. Tidak semua peserta nyaman dengan aktivitas fisik yang terlalu berat. Tidak semua perusahaan membutuhkan team building yang serius. Ada acara yang lebih tepat dibuat santai, ada juga yang perlu punya struktur pembelajaran lebih jelas.
BoundEx membantu menerjemahkan tujuan HR dan L&D ke dalam bentuk aktivitas yang masuk akal. Kami tidak melihat outbound hanya sebagai permainan. Aktivitas bisa menjadi alat untuk membuka komunikasi, memperbaiki suasana tim, membangun kepercayaan, atau sekadar memberi pengalaman positif setelah periode kerja yang padat.
Pertimbangan Teknis untuk GA, GR, dan PIC Event
Untuk GA, GR, dan PIC event, keputusan venue selalu berhubungan dengan eksekusi. Pertanyaannya lebih konkret: bus bisa masuk sampai mana, titik kumpulnya di mana, peserta turun di area mana, meeting room siap jam berapa, konsumsi disajikan di titik mana, dan bagaimana alur peserta berpindah dari kamar ke area kegiatan.
Detail seperti ini sering tidak terlihat pada tahap awal, tetapi sangat terasa saat acara berjalan. Acara dengan rundown bagus bisa terganggu jika transisi antararea terlalu jauh, waktu makan tidak sinkron, atau peserta tidak mendapat arahan yang jelas. Karena itu, venue perlu dibaca sebagai sistem alur, bukan hanya kumpulan fasilitas.
Untuk acara di Leuweung Geledegan Ecolodge, tim kami biasanya menyarankan agar PIC menyiapkan data sejak awal: jumlah peserta, rentang usia, komposisi divisi, moda transportasi, kebutuhan meeting, kebutuhan kamar, waktu kedatangan, waktu pulang, dan agenda prioritas. Dari data itu, rundown bisa dibuat lebih realistis.
Pertimbangan Budget untuk Procurement
Untuk procurement, hal paling penting adalah membedakan harga awal, harga acuan, dan harga final. Paket gathering dan outbound BoundEx di Leuweung Geledegan Ecolodge dapat dimulai dari angka tertentu, tetapi biaya akhir tetap bergantung pada banyak variabel: tanggal acara, jumlah peserta, durasi program, kebutuhan kamar, pilihan meeting room, konsumsi, transportasi, dokumentasi, crew, perlengkapan, dan add-on aktivitas.
Karena itu, angka “mulai dari” sebaiknya dibaca sebagai dasar estimasi awal. Angka tersebut membantu perusahaan memahami kisaran biaya, tetapi belum menggantikan proposal final. Proposal final perlu menjelaskan apa saja yang termasuk, apa yang belum termasuk, bagaimana skema pembayaran, serta bagian mana yang bisa disesuaikan jika perusahaan memiliki batas anggaran tertentu.
BoundEx membantu procurement membaca kebutuhan tersebut secara lebih jernih. Jika anggaran perlu dijaga, kami bisa membantu menyarankan prioritas: apakah lebih baik mengurangi add-on, menyesuaikan durasi, memilih format one day, menyederhanakan dokumentasi, atau mengubah susunan aktivitas. Tujuannya bukan sekadar membuat biaya turun, tetapi menjaga agar acara tetap layak dijalankan dan tujuan perusahaan tidak hilang.
Apakah Leuweung Geledegan Ecolodge Cocok untuk Acara Perusahaan Anda?

Leuweung Geledegan Ecolodge cocok dipertimbangkan jika perusahaan membutuhkan venue yang dapat menggabungkan suasana alam, fasilitas menginap, ruang meeting, dan area aktivitas dalam satu program. Format seperti ini relevan untuk acara yang tidak hanya mengejar hiburan, tetapi juga ingin membawa pesan internal: memperkuat kebersamaan, memberi apresiasi, membuka komunikasi lintas divisi, atau menyusun pengalaman tim yang lebih segar dari rutinitas kantor.
Namun, kecocokan venue tetap perlu dibaca secara realistis. Tidak semua acara perusahaan membutuhkan format yang sama. Ada perusahaan yang cukup dengan one day gathering. Ada yang lebih cocok memakai format 2D1N. Ada yang membutuhkan ruang meeting lebih dominan. Ada juga yang ingin acaranya lebih santai dengan family program, free time, dan malam kebersamaan. Karena itu, keputusan memilih Leuweung Geledegan Ecolodge sebaiknya tidak hanya berdasarkan lokasi atau fasilitas, tetapi berdasarkan kesesuaian antara tujuan acara, profil peserta, dan kebutuhan teknis di lapangan.
Cocok untuk Program yang Membutuhkan Venue Alam, Meeting, dan Outbound
Leuweung Geledegan Ecolodge dapat menjadi pilihan yang menarik ketika perusahaan ingin membuat acara dengan kombinasi agenda formal dan rekreatif. Meeting dapat digunakan untuk menyampaikan arah perusahaan, evaluasi, kickoff program, atau sesi internal. Setelah itu, peserta dapat diarahkan ke aktivitas gathering, outbound, fun games, atau team building agar acara tidak terasa satu arah.
Venue ini juga relevan untuk program yang membutuhkan suasana lebih dekat dengan alam. Bagi banyak peserta, perubahan suasana dari kantor ke area yang lebih terbuka bisa membantu acara terasa lebih segar. Hal ini penting terutama untuk perusahaan yang ingin membangun momen kebersamaan, bukan sekadar memindahkan rapat ke luar kota.
Untuk format 2D1N, Leuweung Geledegan Ecolodge bisa dipertimbangkan ketika perusahaan ingin memberi ruang lebih panjang bagi peserta. Meeting, outbound, gala dinner, awarding, free time, dan sesi penutup dapat disusun dengan ritme yang lebih lega. Peserta tidak harus menjalani semua agenda secara terburu-buru dalam satu hari.
Hal yang Perlu Dicek Sebelum Mengunci Proposal
Sebelum proposal dikunci, perusahaan perlu mengecek beberapa hal penting: jumlah peserta, tanggal acara, kebutuhan kamar, format meeting, pilihan aktivitas, konsumsi, transportasi, dokumentasi, dan add-on yang dibutuhkan. Data ini akan menentukan apakah acara lebih tepat dibuat one day, 2D1N, fullboard meeting, atau kombinasi gathering dan outbound.
Kapasitas venue juga perlu dibaca berdasarkan kebutuhan nyata acara. Meeting room tidak cukup dinilai dari angka kapasitas tertinggi, karena setiap layout memiliki konsekuensi berbeda. Format theater, classroom, U-shape, board, dan round table membutuhkan ruang yang berbeda. Untuk kamar, jumlah unit dan kapasitas acuan juga perlu disesuaikan dengan pembagian peserta, kebutuhan keluarga, peserta VIP, dan kenyamanan istirahat.
Faktor lapangan tidak kalah penting. Akses kendaraan, titik drop-off, area parkir, kontur venue, kondisi cuaca, titik kumpul, dan jarak antararea perlu dibaca sejak awal. Jika peserta datang dengan bus, alur kedatangan harus jelas. Jika peserta terdiri dari berbagai usia, aktivitas perlu dibuat lebih inklusif. Jika agenda banyak berlangsung di luar ruang, panitia perlu menyiapkan opsi penyesuaian bila cuaca berubah.
Di BoundEx, kami membantu panitia membaca faktor-faktor tersebut sebelum acara dijalankan. Tujuannya bukan membuat proposal terlihat panjang, tetapi memastikan keputusan perusahaan lebih aman. Venue yang menarik tetap perlu diterjemahkan menjadi program yang sesuai dengan peserta, anggaran, waktu, dan tujuan acara.
Konsultasi Paket Gathering dan Outbound di Leuweung Geledegan Ecolodge bersama BoundEx

Jika perusahaan Anda sedang mempertimbangkan Leuweung Geledegan Ecolodge untuk gathering, outing, outbound, meeting, atau program 2D1N, langkah paling aman adalah memulai dari kebutuhan acara, bukan langsung dari daftar paket. Venue yang sama bisa menghasilkan rancangan acara yang sangat berbeda ketika jumlah peserta, tujuan program, durasi, kebutuhan kamar, konsumsi, dan aktivitasnya berubah.
BoundEx membantu panitia membaca kebutuhan tersebut secara lebih terarah. Tim kami dapat membantu menyusun opsi program one day maupun 2D1N, menyesuaikan rundown, menghitung kebutuhan teknis, dan menyiapkan proposal berdasarkan kondisi acara yang ingin dijalankan. Dengan cara ini, perusahaan tidak hanya memilih venue, tetapi juga mendapatkan rancangan acara yang lebih siap untuk dieksekusi.
Untuk konsultasi awal paket gathering dan outbound di Leuweung Geledegan Ecolodge, hubungi WhatsApp BoundEx di +62 812-1269-8211. Sampaikan gambaran kebutuhan acara, lalu tim kami akan membantu menyiapkan arahan paket yang sesuai dengan jumlah peserta, tanggal, durasi, dan kebutuhan perusahaan.
Data yang Perlu Disiapkan Sebelum Minta Proposal
Agar proposal lebih akurat, panitia sebaiknya menyiapkan beberapa data dasar sebelum konsultasi:
| Data yang Dibutuhkan | Kenapa Penting |
|---|---|
| Jumlah peserta | Menentukan kebutuhan area, konsumsi, fasilitator, perlengkapan, dan estimasi biaya |
| Tanggal acara | Berpengaruh pada ketersediaan venue, kamar, meeting room, dan harga final |
| Format acara | Menentukan apakah acara lebih tepat dibuat one day, 2D1N, meeting, gathering, outbound, atau kombinasi |
| Tujuan acara | Membantu memilih aktivitas yang sesuai, misalnya refreshment, engagement, team building, awarding, atau family program |
| Kebutuhan kamar | Penting untuk program menginap, pembagian peserta, keluarga, panitia, dan manajemen |
| Kebutuhan meeting room | Menentukan layout, kapasitas, perlengkapan presentasi, dan alur acara |
| Konsumsi | Berpengaruh pada coffee break, lunch, dinner, gala dinner, dan kebutuhan khusus peserta |
| Transportasi | Membantu mengatur titik kumpul, kedatangan, kepulangan, dan ritme perjalanan peserta |
| Dokumentasi | Menentukan kebutuhan foto, video, drone, atau materi publikasi internal perusahaan |
| Add-on acara | Bisa mencakup MC, live music, kaos, merchandise, dekorasi, doorprize, atau aktivitas tambahan |
Semakin jelas data awal yang diberikan, semakin mudah tim BoundEx menyusun proposal yang realistis. Jika data belum lengkap, konsultasi tetap bisa dimulai dari estimasi jumlah peserta, rencana tanggal, dan tujuan acara. Setelah itu, detail lain dapat dirapikan bertahap sampai proposal siap dikunci.
Pada akhirnya, acara yang baik bukan hanya soal memilih tempat yang menarik. Acara yang baik lahir dari pembacaan kebutuhan yang tepat: peserta merasa nyaman, agenda berjalan jelas, aktivitas relevan dengan tujuan perusahaan, dan panitia memiliki pegangan teknis yang cukup sebelum hari pelaksanaan. Itulah peran yang BoundEx ambil ketika membantu perusahaan merancang gathering dan outbound di Leuweung Geledegan Ecolodge.
FAQ Leuweung Geledegan Ecolodge Bogor
A. Paket gathering plus outbound one day di Leuweung Geledegan Ecolodge bersama BoundEx mulai dari Rp425.000/pax. Untuk format 2D1N, paket gathering plus outbound mulai dari Rp775.000/pax. Harga tersebut perlu dibaca sebagai harga mulai, bukan harga final otomatis untuk semua kebutuhan acara. Proposal akhir akan menyesuaikan tanggal, jumlah peserta, kebutuhan kamar, konsumsi, meeting room, durasi program, transportasi, dokumentasi, dan add-on aktivitas yang dipilih perusahaan.
A. Bisa. Leuweung Geledegan Ecolodge dapat dipertimbangkan untuk gathering, outing kantor, meeting, team building, dan program outbound perusahaan. Namun, desain aktivitas tetap perlu disesuaikan dengan jumlah peserta, profil peserta, cuaca, area yang tersedia, serta tujuan acara. Di BoundEx, kami biasanya membaca dulu kebutuhan perusahaan sebelum menentukan format aktivitas. Outbound untuk refreshment tentu berbeda dengan team building untuk L&D, family gathering, atau program apresiasi karyawan.
A. Ya. Leuweung Geledegan Ecolodge memiliki beberapa pilihan ruang meeting, antara lain Riung Ageung, Riung I, Riung II, Riung III, dan Riung IV. Kapasitas setiap ruang perlu dibaca berdasarkan layout acara. Format theater, classroom, U-shape, board, dan round table memiliki kebutuhan ruang yang berbeda. Karena itu, kapasitas final sebaiknya dikonfirmasi berdasarkan jumlah peserta, konsep acara, kebutuhan panggung, sound system, dokumentasi, dan alur mobilitas peserta.
A. Bisa. Format one day cocok untuk perusahaan yang ingin membuat gathering, outing, outbound, atau team building dalam satu hari tanpa mengatur pembagian kamar. Format ini lebih efisien, tetapi membutuhkan rundown yang rapi karena waktu acara lebih terbatas. Biasanya panitia perlu mengunci jam kedatangan, konsumsi, area kegiatan, sesi dokumentasi, dan jam kepulangan sejak awal agar acara tidak terasa terburu-buru.
A. Bisa. Format 2D1N cocok untuk perusahaan yang ingin menggabungkan meeting, outbound, gala dinner, awarding, free time, dan agenda kebersamaan dalam satu program yang lebih lega. Kelebihan format 2D1N adalah ritme acara bisa dibuat lebih nyaman. Peserta tidak harus menjalani semua agenda dalam satu hari. Namun, format ini juga membutuhkan perencanaan lebih detail, terutama untuk pembagian kamar, konsumsi, meeting room, acara malam, dokumentasi, dan alur check-in maupun check-out.
A. Bukan. BoundEx bukan pengelola resmi Leuweung Geledegan Ecolodge. BoundEx adalah EO/operator program yang membantu perusahaan menyusun paket event di venue sesuai kebutuhan acara dan ketersediaan venue. Peran kami adalah membantu panitia membaca kebutuhan, menyusun konsep program, merancang rundown, menyiapkan kebutuhan aktivitas, menghitung komponen proposal, dan mendampingi eksekusi acara agar lebih tertata. Untuk informasi venue yang bersifat final, seperti ketersediaan tanggal, kapasitas aktual, dan kebijakan lokasi, data tetap perlu dikonfirmasi dalam proses proposal.
Leuweung Geledegan Ecolodge by Yogie Baktiansyah is licensed under Creative Commons Attribution 4.0 International